Ramadhan Bersama Anak

September 19, 2007 at 6:50 am Tinggalkan komentar

Oleh : Rahmadona Fitria

Marhaban ya Ramadhan. Ramadhan kembali datang menyapa seluruh umat Islam. Allah SWT mengundang hamba-hambanya untuk menjadi tamu istimewa-Nya, di bulan yang kita kenal sebagai bulan yang penuh berkah. Bulan diwajibkannya umat Islam berpuasa dan bulan diturunkannya Al-Qur’an atau yang lebih dikenal dengan  malam kemuliaan (lailatul qodar), malam yang lebih baik dari seribu bulan. Dimana semua ibadah yang kita lakukan mendapat ganjaran langsung dari Allah.

Masih membekas dalam memori, pengertian puasa ramadhan dimasa kecil. Menahan lapar dan haus disiang hari, berbuka puasa ketika adzan maghrib, sholat tarawih setelah selesai sholat isya, dan makan sahur pada waktu dini hari. Pengertian tentang ramadhan ini semakin bertambah seiring bertambahnya usia. Kalau dulu menjalankan ramadhan masih berstatus sebagai anak, sekarang ramadhan bersama anak.
Kenangan akan suasana ramadhan dimasa kecil masih begitu melekat. Waktu berbuka menjadi saat-saat favorit yang dinantikan. Sholat tarawih dimasjid bersama keluarga adalah saat yang menambah kesan ramadhan semakin terasa. Bangun dini hari untuk makan sahur merupakan pengalaman ramadhan masa kecil yang seru untuk dikenang. Apapun kenangan ramadhan kita dimasa lalu, semoga ramadhan kali ini kualitas ibadah kita lebih baik dari ramadhan-ramadhan sebelumnya, amin.

Ramadhan merupakan terapi fisik dan mental yang berfungsi sebagai charger (isi ulang) bagi tubuh manusia, agar kembali ke-keadaan normal seperti semula. Secara fisik,  puasa berdampak positif bagi kesehatan manusia. Sedangkan secara mental dapat meningkatkan kualitas ruhiyah dan berdampak menata ulang kondisi psikologis seseorang. Ramadhan adalah fasilitas istimewa yang diberikan oleh Allah bagi manusia untuk memperbaiki diri. Sarana untuk menjadi pribadi yang kembali fitri, seperti layaknya bayi yang baru lahir. Sudahkah kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya ?

bagaimana ramadhan Anda bersama anak ? Ramadhan merupakan saat yang tepat bagi kita orangtua, untuk melatih diri agar lebih baik dalam mengasuh dan mendidik anak. Memang prakteknya kadang lebih sulit. Ada kalanya kita dihadapkan pada situasi yang menguji. Sejauh mana kita mampu mempertahankan komitmen ibadah puasa, ketika mensikapi perilaku anak. Tapi jika kita berhasil menempa diri dengan latihan di bulan ramadhan insyaAllah pribadi baru tersebut akan menetap dalam diri kita.

Seperti ketika menghadapi perilaku anak pada rentang usia 1,5 hingga 4 tahun. Anak dalam masa perkembangan psikologis pada usia ini disebut dengan masa toddler. Walaupun sebagian orangtua memahami bagaimana mendidik anak dengan baik, dalam hal penerapannya tentu berbeda pada masing-masing orangtua tergantung pada kepribadian setiap individu.

Masa toddler adalah tahapan perkembangan anak di mana fungsi fisiknya baru berfungsi. Sehingga anak seperti tidak pernah kehabisan energi untuk terus bergerak. Di sebutkan bahwa anak dalam masa toddler ini mempunyai semboyan “ aku adalah apa yang aku kehendaki “ . Ini dapat terlihat pada perilaku anak, seperti berbuat dan berkata se-enaknya. Misalnya mendorong dan memukul orang lain, atau mengumpat dengan kata-kata yang tidak baik. Pada dasarnya berbicara adalah kemampuan awal anak di masa toddler.

Jadi tindakan yang tepat dalam menangani masalah ini adalah kata-kata larangan yang diucapkan dengan tegas, bersamaan dengan itu anak dijauhkan dari objek yang diganggunya. Bukan dengan hukuman, pukulan atau kemarahan. Lakukan tindakan ini secara kontinu dan konsisten, agar anak tidak bingung jika pada saat yang lain orangtua membiarkan saja perbuatannya itu. Jangan khawatir perilaku seperti ini tidak menetap dan akan hilang dengan sendirinya.

Lagipula anak berperilaku demikian tidak disertai pemikiran, karena belum memiliki pemahaman tentang konsep benar dan salah. Anak tidak merasa perilakunya salah. Apa yang dilakukannya tidak lain sekedar untuk menghibur dirinya sendiri. Bisa jadi anak belum memahami apa yang dikerjakannya. Jelas hukuman bukan jawaban dalam mengatasi masa toddler ini pada anak Dan jangan lupa untuk memberi anak hadiah bila sudah tidak melakukan “ kenakalan” lagi.

Semoga di bulan ramadhan ini kita bisa bersikap lebih bijaksana dalam menghadapi segala macam perilaku anak-anak. Ramadhan juga dapat menjadi sarana untuk melatih anak-anak agar lebih baik dalam berkata-kata dan bersikap. Mengajarkan pada anak tentang manfaat dan makna bulan ramadhan. Kegiatan berupa pawai menyambut bulan ramadhan, buka puasa bersama, pesantren ramadhan, bagi-bagi makanan untuk berbuka adalah kegiatan yang mengandung nilai pendidikan pada anak. Bahwa ramadhan adalah bulan yang harus disambut dengan gembira, bulan dimana diwajibkan bagi semua umat Islam berpuasa, bulan dilipatgandakannya pahala pada setiap amal ibadah yang dilakukan, bulan melatih dan mengasah rasa kepedulian terhadap sesama.

Selebihnya orangtua lah yang menjadi media edukasi bagi anak dalam memahami makna dari ibadah ramadhan. Melalui sikap, perkataan dan amal ibadah yang dilakukan oleh orangtuanya, si anak akan belajar bahwa ada keteladanan lain dalam menjalankan ibadah dibulan ramadhan.  Semoga ibadah puasa ramadhan kita bersama anak kali ini, mampu melatih dan membekali diri orangtua agar lebih cerdas, professional, dan amanah dalam mendidik anak-anak. Semoga doa ini menjadi kado ramadhan kita semua tahun ini. Amin ya Rabbal ‘ Alamin.

*Research Associate Pengembangan Anak
SOLUSI global Banjarbaru
& KP  EWA‘MCo

Entry filed under: Mendidik. Tags: .

Ayah Ibuku Kompak Mendidik Orangtua Lebih Penting

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

September 2007
S S R K J S M
« Agu   Okt »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: