Kecenderungan Pamer Diri

Februari 27, 2008 at 3:12 pm 4 komentar

000_1032.jpg
Oleh : Rahmadona Fitria

Kenyataannya, setiap individu mempunyai kepribadian yang berbeda. Kalau dalam bahasa psikologi ada orang dengan tipe kepribadian introvert (tertutup) dan ada pula yang memiliki tipe kepribadian ekstrovert (terbuka), yang kemudian dipengaruhi juga oleh faktor lingkungan atau pola asuh dimana seseorang itu dibesarkan.
Sehubungan dengan kedua tipe kepribadian tersebut, dinyatakan bahwa pada diri dan jiwa setiap manusia ada kecenderungan untuk menonjolkan diri (pamer), ingin dilihat, didengar atau dikagumi kerjanya. Jadi, baik tipe kepribadian introvert maupun ekstrovert memiliki kecenderungan ini.
Bagi individu yang berkepribadian ekstrovert, mungkin lebih mudah dan berani memamerkan kelebihan diri. Tapi, bagi individu yang berkepribadian introvert, kecenderungan alamiah untuk menunjukkan keahlian diri yang dikuasai hanya bisa ia ugkapkan dengan hasil karya atau kerjanya, bukan dengan ungkapan kata.
Tentunya perbedaan yang diciptakan oleh Allah swt bukanlah sesuatu yang harus menjadi perdebatan atau saling menghinakan melainkan disikapi dengan bijaksana, artinya perbedaan ada untuk saling melengkapi tidak untuk saling menyakiti. Ibarat terciptanya harmoni sebuah alunan musik disebabkan karena adanya bunyi nada yang berbeda.
Sebagai muslim yang baik kita hendaknya senantiasa saling menasehati dan mengingatkan, seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah Saw. Dalam Islam melakukan suatu amal sholeh agar dilihat manusia (orang lain) sama dengan riya, sedangkan riya termasuk syirik kecil. Artinya ketika kita melakukan suatu amal sholeh dengan maksud agar dilihat, didengar, dikagumi dan diceritakan kepada manusia lain maka amal tersebut tidak akan diterima oleh Allah Swt.
Lalu bagaimana caranya agar kecenderungan menonjolkan diri (pamer) yang ada pada diri dan jiwa setiap manusia itu tidak membuat kita terperangkap atau terhindar dari sikap riya ? Allah Swt memberikan solusi kepada kita demi tersalurkannya kecenderungan tersebut, sebagaimana yang terdapat pada Al-Qur’an surat Qaaf ayat 18 dan surat Al-Infithar ayat 11. Allah Swt mengajarkan kepada kita agar senantiasa merasa bahwa setiap ucapan dan gerak gerik kita senantiasa dicatat oleh malaikat-malaikat  yang ditugaskan Allah Swt untuk hal itu.
Maksudnya, lakukanlah banyak amal sholeh dan pertunjukkanlah hanya kepada para malaikat itu (yang kita yakini senantiasa mengawasi, melihat, dan mendengar setiap ucapan maupun perbuatan kita) hal yang baik-baik, karena mereka sudah tentu akan menceritakan amal sholeh tersebut sebagai laporan kepada Allah Swt, Sang Maha penilai sekaligus pemberi penghargaan. Sehingga Dia pun akan melihatnya sebagai ibadah murni lillahi ta’ala dan menjadi ridho kepada kita. Insya Allah, amin allahuma amin.***

Entry filed under: Psikologi. Tags: .

Bila Saat Itu Tiba Tak Ada Yang Sia-Sia

4 Komentar Add your own

  • 1. Landy  |  Februari 27, 2008 pukul 10:26 pm

    Dalem banget tulisannya, sederhana tapi mengena, makasih ya artikelnya bagus banget

    ***Salam kenal. Alhamdulillah moga bermanfaat, ma kasih ya dah mampir***

    Balas
  • 2. Ndoro Seten  |  Februari 28, 2008 pukul 8:41 am

    Kalo saya termasuk yang mana?
    Kalo ada yang melenceng jauh dari teori tersebut disebut apa?

    salam kenal,

    ***Salam kenal juga. Kalo kata Naga Bonar,”Itu tidak penting..”. Termasuk Introvert ato Ekstrovert yang penting solusinya, ya amannya beramal saja karena Allah, insya Allah terbebas dari dosa riya, setuju?***

    Balas
  • 3. cewektulen  |  Februari 29, 2008 pukul 12:30 pm

    nice, ulasannya, keren dan bermanfaat..

    ***Alhamdulillah, ma kasih ya…***

    Balas
  • 4. Nazieb  |  Maret 1, 2008 pukul 8:10 am

    Saya ndak introvet ato extrovet, tapi mevet-mevet:mrgreen:

    ***O, ya? kalo mevet2x-nya positif, it’s ok kali ya,he..he..Thank’s dah mampir***

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Februari 2008
S S R K J S M
« Jan   Mar »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
2526272829  

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: