Respon Negatif

Juli 29, 2009 at 3:25 am Tinggalkan komentar

Oleh : Rahmadona Fitria

II. Kecenderungan terhadap respon negative
Ketika kita semakin tumbuh dewasa, kita menjadi semakin sadar diri dan tidak ingin membuat kesalahan. Jika kita melakukan kesalahan atau mengalami kegagalan, kebanyakan dari kita cenderung terbiasa dan menjadi sangat handal dalam  menyusahkan diri sendiri, dengan menganggap kesalahan atau kegagalan tersebut mengungkapkan kelemahan kita sehingga merasa takut akan membuat kesalahan lagi. Hanya satu kegagalan saja bagi banyak orang sudah dapat menjadi alasan untuk menyerah. Kenyataan ini menunjukkan, kita belajar menganalisis dan mengkritik diri sendiri dari orang lain ketika tumbuh dewasa.

Didukung lagi dengan lingkungan kita seringkali dipenuhi oleh orang-orang yang lebih suka melemparkan opini negative daripada opini positif. Lebih banyak orang yang bisanya mencela, menjelek-jelekkan dan melemahkan semangat kita untuk melakukan sesuatu. Mereka menyeram-nyeramkan  kita dengan gambaran kegagalan atau kekecewaan yang akan kita alami jika kita ingin melakukan sesuatu. Kecenderungan inilah yang membuat kebanyakan orang terkondisikan untuk merespon negative dalam mensikapi hambatan.

Ada 3 hal yang menyebabkan seseorang cenderung mensikapi hambatan dengan meresponnya secara negative. Penyebab pertama adalah over estimate terhadap suatu masalah. Kebanyakan orang cenderung membuat gambaran negative dan terlalu berlebihan dalam melihat suatu permasalahan, sehingga gambaran tentang masalah yang dihadapi menjadi jauh lebih buruk dari yang sesungguhnya. Akibatnya menjadi selalu diliputi rasa khawatir dalam hidupnya. Penyebab kedua, under estimate terhadap kemampuan diri. Maksudnya, seseorang memandang kemampuan diri lebih rendah dari yang sesungguhnya, seperti kalimat “wah jelas saya nggak bisa…” atau keluhan-keluhan lain yang melemahkan semangat. Pikiran-pikiran gagal atau perasaan tidak mampu seperti itu hanya akan membatasi kita dalam mendapatkan keberhasilan maupun prestasi yang kita inginkan, karena menghambat berbagai kelebihan yang sesungguhnya setiap orang punya.

Penyebab ketiga adalah lingkungan yang tidak sehat. Secara alamiah banyak hal di lingkungan kita yang membuat seseorang memilki rasa takut, takut melakukan kesalahan dan kegagalan. Menurut penelitian bahwa dalam kehidupan ini, setiap harinya kita menerima komentar negative 6 kali lebih banyak dari komentar positif dari lingkungan. Komentar-komentar negative inilah yang merusak keberanian dan rasa percaya diri seseorang.

Mulailah menambah masukan komentar positif kedalam pikiran kita dengan memberikan penghargaan terhadap hal-hal sederhana yang telah berhasil kita capai. buatlah daftar yang memuat kata-kata atau pemikiran positif yang membantu meningkatkan keterampilan dan kemampuan membentuk sikap mental positif. Seperti, saya bisa sukses, karena saya berpikir bahwa saya bisa sukses..

Memang tidak mudah meminta sekeliling kita berkomentar positif terhadap kita dan kita tidak selalu bisa bergantung pada lingkungan. Jadi solusi terbaik untuk mengendalikan komentar-komentar negative yang kita terima adalah dengan menambah komentar positif menjadi 6 kali lebih banyak dari komentar negative. Dari mana kita memperoleh tambahan komentar positif tersebut, mulailah dari diri sendiri dan hal pertama yang harus kita lakukan adalah memprogram ulang pikiran. Jangan lupa kita adalah cerminan dari pikiran kita sendiri. Kalau kita berpikir bisa sukses maka kita akan sukses.

Entry filed under: Psikologi. Tags: .

Memprogram Ulang Pikiran III. pentingnya mensikapi hambatan secara positif

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Juli 2009
S S R K J S M
« Jun   Agu »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: