Guru Mengidap Sosial Fobia

Maret 4, 2011 at 10:01 am 2 komentar

Saya seorang guru yang semakin hari saya semakin lelah dengan fobia sosial saya, saya sudah sering mengajar tetap saja ketika menerangkan tangan saya berkeringat, setiap kali berbicara saya membutuhkan energi yang luar biasa, dada saya sesak, dan kadang saya lupa dengan apa yang baru saja saya bicarakan (karena saya gugup tetapi tetap berusaha melawannya), maka setiap selesai mengajar saya lelah sekali, dalam bersosialisasi saya lebih banyak diam, dan sangat takut sekali jika saya diharuskan untuk berbicara dimuka umum, tadinya saya berfikir jika saya sering mengajar maka saya bisa tampil dimuka umum, nyatanya hal ini tidak terjadi bahkan sekarang kecemasan saya bertambah. Jika diundang kedalam rapat atau tempat keramaian saya sangat tidak nyaman. Dulu waktu sekolah jika pelajaran yang mengharuskan saya tampil saya tidak masuk (saya selalu menghindar), ketika ujian skripsi nilai saya buruk hanya mendapat C hal itu terjadi karena sesampai didepan dosen saya lebih banyak lupa walaupun sebelumnya saya sudah hapal. Apa yang harus saya lakukan untuk mengatasi ini karena saya tahu hal ini benar – benar merusak hidup saya dan saya tidak ingin anak saya melihat saya sebagai ibu yang lemah? terima kasih sebelumnya

Guru – Bekasi

Hallo

Ada beberapa kondisi dan situasi yang saya kira sangat mendukung Anda untuk sembuh dari sosial fobia walaupun membutuhkan waktu yang sangat lama, tapi yakinlah untuk tetap sembuh, jangan putus asa. Terpenting untuk itu datanglah pada ahli terapi/psikolog atau psikiater yang berkompeten dibidangnya untuk mendapatkan terapi dan medikasi yang dapat mendukung treatment secara tepat dan menyeluruh. Sekedar informasi yang dapat saya sampaikan bahwa biaya terapi barangkali tidaklah murah adanya, diluar negeri pengobatan pada ahli terapis membutuhkan biaya sekitar 10-12 juta untuk 18 kali sesi pertemuan untuk pengobatan sosial fobia ini. Jadi, manfaatkanlah pertemuan-pertemuan tersebut sebaik mungkin dengan motivasi tinggi untuk sembuh dari gangguan ini.

Beberapa kondisi yang menguntungkan Anda pada saat ini adalah;
1) Anda adalah seorang guru. Sekolah merupakan suatu kondisi yang dapat Anda jadi ajang “pembelajaran” dalam penerapan terapi perilaku. Beda halnya bila pasien yang melakukan penarikan dirinya dari lingkungan sosialnya (withdrawl).
2) Anda menyadari bahwa gangguan kecemasan ini sangat menganggu Anda akan menjadikan motivasi Anda untuk sembuh.

Perlu saya tekankan kembali, kebanyakan individu terlalu mudah menyimpulkan dirinya mengidap sosial fobia dengan membaca dari pelbagai media mengenai simtom-simtom yang ada. Padahal karakteristik gangguan yang dirasakan dapat saja dalam bentuk nervous (grogi) yang normal yang dapat dirasakan oleh siapa saja. Untuk itu perlu adanya diagnosa secara tepat oleh orang-orang profesional. Beberapa indikasi adanya gangguan sosial fobia;

1) Adanya rasa ketakutan yang sifatnya menetap ketika Anda berada pada kumpulan orang ramai, dimana Anda merasakan bahwa orang-orang menilai penampilan Anda.
2) Adanya ketakutan secara berlebihan dengan segala tindakan yang Anda lakukan dalam keramaian, barangkali Anda sangat takut bahwa gerak-gerik Anda memalukan, takut salah
3) Takut dengan orang lain dengan ditandai perubahan-perubahan tubuh seperti gemetar, berkeringat, wajah memerah/panas dan munculnya rasa cemas
4) Dalam beberapa situasi munculnya rasa cemas dan ketakutan secara berlebihan, menghindari keramaian atau partisipasi dalam sebuh kelompok, pernah mengalami serangan panik.
5) Individu merasakan gangguan tersebut menganggu interaksi sosial (lihat: Sosial Fobia)

Beberapa saran yang dapat Anda lakukan (tapi ingatlah konseling dan terapi secara langsung akan lebih efektif untuk mengatasi gangguan ini sangat diperlukan;)

1) Ikutilah terapi cognitive-behavioural dianggap paling efektif menyembuhkan gangguan ini (kira-kira 80% pasien dapat sembuh total dan dapat merasakan “hidup kembali”). Ini hanya bisa Anda dapatkan melalui terapi dan konseling secara langsung. Metode NLP (neuro linguistic programming) dapat Anda lakukan sendiri dengan mensugesti diri Anda untuk berpikir positif, mengubah pikiran-pikiran negatif yang muncul dengan menghilangkan prasangka buruk dengan hal-hal yang lebih baik dapat menghilangkan kecemasan.

2) Cobalah untuk olahraga secara teratur, dimulai dengan latihan pengaturan nafas untuk menghindari kemunculan serangan panik. Kemunculan panik diperkirakan kurangnya pasokan udara segar dalam pernafasan sementara meningkatkan jumlah hormon-hormon yang pemicu kecemasan. Latihan pernafasan dapat memberikan kenyamanan bagi tubuh.

3) Usahakanlah untuk tidur secara teratur dan cukup waktu

4) Relaksasi otot untuk mengurangi ketagangan syaraf otot yang diakibatkan oleh munculnya rasa cemas

5) Support group yang positif (hal ini hanya bisa didapatkan melalui terapi). Manfaatkan posisi Anda sebagai guru, tentunya murid-murid akan lebih respek kepada gurunya, sebagai pembelajaran Anda untuk tampil di depan umum, persiapkan bahan mengajar secara matang lalu lakukan sugesti bahwa Anda mampu untuk melakukannya, mampu berbicara di depan umum, ulanglah kalimat tersebut berkali-kali setiap kali menjelang tidur (teknik ini sering digunakan dalam NLP)

6) Ceritakanlah permasalahan yang sedang Anda hadapi pada orang-orang terdekat Anda, pilihlah teman yang mempunyai empati tinggi, sehingga akan menumbuhkan rasa percaya diri dan mendukung (support) Anda dalam menghadapi gangguan ini.

7) Dekatkan diri Anda pada Tuhan Yang Maha Esa akan memberikan rasa nyaman dalam diri Anda.

(Sumber: http://www.pikirdong.org)

Entry filed under: Psikologi. Tags: .

Fobia, Gangguan Kecemasan Tips Praktis Mengenali Fobia Sosial

2 Komentar Add your own

  • 1. Novi Ku  |  Maret 11, 2012 pukul 12:40 pm

    q disemarang, siapapun yg baca blog ini i hope someday kita bisa berteman.

    Balas
    • 2. rahmadona  |  Maret 13, 2012 pukul 11:47 am

      Salam kenal, mksh dah mampir:)

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Maret 2011
S S R K J S M
« Feb   Apr »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: