Archive for Maret, 2012

KIAT MENJAGA KESEHATAN KULIT SELAMA KEHAMILAN

(Sumber: http://www.hypno-birthing.web.id)

Wanita adalah makhluk yang selalu ingin cantik. Jadi, kehamilan bukan halangan bagi Anda untuk tampil menawan. Kata orang saat hamil setiap wanita akan terlihat bersinar, berseri-seri, dan yang pasti tambah cantik. Apa jadinya jika wajah Anda justru terlihat kusam dan berjerawat. Nah inilah kiat memiliki kulit sehat berseri selama kehamilan dari seorang dermatologist, dr. Vinia Ardiani Permata, Sp.KK, dari Brawijaya Women and Children Hospital Jakarta.

Beberapa tips untuk meminimalkan jerawat selama kehamilan :

Wanita hamil harus membersihkan kulit untuk mempertahankan kondisi bebas minyak. Bersihkan wajah 2-3x sehari dengan menggunakan pembersih wajah yang lembut dan tidak mengandung minyak (oil-free mild cleanser). Basuh wajah dengan air hangat (lukewarm water), keringkan wajah dengan lembut, kemudian gunakan pelembab wajah yang bebas minyak (oil-free moisturizer).Â

Keringkan wajah dengan cara menepuk-nepuk, jangan mengeringkan dengan cara menggosok.

Saat membersihkan wajah, dapat menggunakan oil absorbing micro-fiber cloth untuk menyerap minyak dari wajah.

Jauhkan tangan dari jerawat atau hindari menyentuh jerawat. Bersihkan wajah dengan lembut untuk mencegah penyebaran bakteri penyebab jerawat ke bagian tubuh lain.

Olah raga secara teratur dapat meningkatkan sirkulasi aliran darah ke seluruh tubuh termasuk kulit sehingga dapat membantu kesehatan kulit.

Hindari mengeluarkan isi jerawat (memencet, menggaruk) yang dapat menyebabkan terjadinya skar akne (jaringan parut akibat jerawat).

Gunakan kosmetik yang berbahan dasar air, hindari kosmetik berbahan dasar minyak atau gunakan kosmetik yang bertuliskan ”noncomedogenic” atau ”nonacnegenic”. Jangan lupa untuk membersihkan make-up wajah sebelum tidur.

Mengkonsumsi buah segar dan sayuran.

Minum sekurang-kurangnya 6-8 gelas air sehari untuk mempertahankan hidrasi (kandungan air) tubuh dan kulit.

Jangan membersihkan wajah secara berlebihan, hal ini akan memicu produksi minyak.

Sebaiknya menggunakan sponge atau kapas sekali pakai saat mengunakan toner atau make-up.

Hal-hal yang sebaiknya dilakukan untuk menjaga agar kulit tetap sehat, tidak kusam dan tidak memiliki flek : Â

Gaya Hidup Sehat

Diet / pola makan yang teratur termasuk pemilihan menu / jenis makananÂ

Olah raga

Pemeriksaan kesehatan teratur

Istirahat yang cukup dan teratur

Tidak mengkonsumsi minuman keras, obat-obatan dan rokok

Kebersihan Kulit

Bersihkan kulit minimal 2-3 kali / hari: Mandi, cuci muka

Bersihkan make up yang digunakan

Gunakan air dingin / hangat untuk membasuh wajah

Gunakan sabun khusus untuk wajah

Hindari bahan-bahan yang mengiritasi kulit

Kelembaban Kulit

Gunakan pelembab wajah untuk mencegah terjadinya kehilangan air

Kegunaan pelembab : melembutkan dan menghaluskan wajah

Pilihlah moisturizer / pelembab yang sesuai dengan jenis kulit

Proteksi Kulit

Gunakan tabir surya setiap hari

Pilihlah tabir surya dengan daya proteksi yang lebar (SPF)

Sebaiknya hindari paparan sinar matahari langsung dari jam 8 pagi – 4 sore

Gunakan tabir surya minimal 30 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan

Ulangi pemakaian tabir surya 3-4 jam sekali untuk mendapatkan proteksi yang optimal dari tabir surya

Jika wajah sudah terlanjur kusam dan terdapat flek, disarankan konsultasi kepada dokter spesialis kulit untuk menentukan tatalaksana yang tepat dan aman untuk wanita hamil.

Iklan

Maret 24, 2012 at 8:24 am Tinggalkan komentar

Mengatasi stretch marks pada Saat Kehamilan

Apa sih stretch marks itu?

Stretch marks sebenarnya bisa dibilang bekas luka pada kulit yang menghasilkan kulit yang agak kasar dengan sedikit semburat kasar dan warnanya agak sedikit lebih tua dari kulit kita sendiri. Hal ini disebabkan oleh terjadinya perobekkan dermis atau lapisan kulit dan seiring dengan waktu bekas luka tersebut bisa tersamarkan tapi tidak dapat menghilang seluruhnya.

Penyebab dari timbulnya stretch marks itu sendiri sebenarnya karena terjadinya peregangan pada kulit yang terjadi pada waktu yang sangat pendek. Bisa disebabkan oleh pertumbuhan atau penambahan berat, dalam hal ini karena pertumbuhan bayi dalam rahim sehingga rahimpun merengang untuk mengakomodasi pertumbuhan bayi. Biasanya stretch marks baru muncul pada bulan ke 6 atau 7 kehamilan (atau trimester ketiga) dimana kulit kita lagi melar-melarnya.

Kalau kita rajin dari awal kehamilan sampai akhir memakai krim atau ramuan tersebut, banyak kok Mommies yang berhasil lolos dari jeratan stretch marks, atau paling nggak lulus dengan sedikit stretch marks 🙂

Tapi ingat yah! Harus disiplin. Dan dimulai dari semakin dini semakin baik.

Krim yang mengandung Vitamin E bisa membantu mencegah timbulnya stretch mark. Cocoa butter juga disebut sebagai salah satu ingredient yang dikenal sangat moisturizing, oleh karena itu banyak juga ibu hamil yang mencari krim yang mengandung kandungan tersebut.

Krim ini dipakai di daerah yang sedang/akan melar, seperti perut, paha, lengan dan pantat – tapi mungkin lebih baik lagi kalau dipakai dilebih banyak tempat. The more the merrier 🙂 Kulit yang lembab akan meminimalisir timbulnya stretch marks pada saat terjadi peregangan.

Pantangan yang paling penting adalah jangan digaruk! Pasti tergoda banget deh untuk menggaruk kulit kita selama hamil karena terasa sangat gatal, yang kemungkinan besar disebabkan oleh keringnya kulit yang sedang melar dan semakin digaruk katanya akan semakin ‘terluka’ kulit kita dan menyebabkan stretch mark yang makin banyak.

Untuk body butter sendiri sebenernya sudah sangat moisturizing jadi cukup membantu kelembapan kulit kita.

Ada juga malah yang memakai minyak zaitun untuk mencegah datangnya stretch marks.

Maret 22, 2012 at 6:09 am Tinggalkan komentar

Body lotion, body cream, atau body butter?

Kalau jalan2 ke supermarket atau gerai-gerai kosmetik, sekarang udah dijual banyaaaak sekali jenis pelembab… mulai dari yang namanya body lotion, body cream, body milk, sampai body butter.

3 hal yang harus ditanyakan sebelum bisa menentukan mana pelembab yang cocok diperlukan oleh kulit :

– bagaimana kondisi kulit kita ? Seberapa kering/berminyak/lembab kulit tubuhnya ?

– sehari-hari bekerja/tinggal di iklim lingkungan yang bagaimana ?

– bagian tubuh mana yang paling membutuhkan pelembap ?

Dari kekentalan & bentuknya, pelembab bisa dibagi jadi 3 kelas :

1. Body Milk & Body Lotion => bentuknya paling encer dibandingkan dengan body cream/body butter. Karena encer, pemakaiannya tinggal dituang ke telapak tangan, lalu diusap di kulit. Body lotion/body milk akan terasa ringan di kulit, tidak berminyak/licin-licin, sejuk & cepat “terserap” di kulit. (+) : karena cepat menyerap di kulit, lotion nggak meninggalkan sisa-sisa lotion yang licin-licin lengket (sisa-sisa lotion yang bercampur dengan sel kulit mati akan menempel di baju & meninggalkan noda abu-abu bulek). Cocok dipakai di badan & pundak/punggung sehabis mandi pagi. Lotion juga ampuh melembabkan kulit secara ringan. Cocok dipakai bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan & tinggal di lingkungan beriklim lembab.

2. Body Cream => bentuknya sedikiiit lebih kental daripada body lotion, biasanya dijual dalam kemasan tube atau cup kecil. Pemakaiannya tinggal dicolek aja trus diusapkan ke kulit. Jumlah kandungan minyak/pelembab pada body cream lebih banyak daripada lotion, sehingga memberikan bentuk/konsistensi yang lebih kental. Body cream paling baik digunakan di kulit kaki, lengan & tangan (biasanya banyak terekspos udara). Kalau setelah menggunakan lotion ternyata kulit masih kering & mengelupas, cobalah naik-tingkat menggunakan body cream 😉

3. Body Butter => Nah… inilah “biang”nya pelembab, karena mengandung kadar minyak & pelembab yang paling tinggi. Konsistensinya padat & bentuknya sangat-sangat kental, mirip mentega (butter). Biasanya body butter menggunakan pelembab alami berupa lemak-tumbuhan (shea butter, cocoa butter, coconut oil, atau hemp-oil) & lemak hewan (lanolin, etc.). Namun ada juga yang mengkombinasikan lemak alami ini dengan mineral oil. Karena pekat & kental, body butter cenderung sangaaaat berminyak, sehingga perlu waktu agak lama untuk menyerap sempurna setelah dioleskan di kulit. Kepekatan body butter ini sangat bagus untuk melindungi kulit saat kulit terekspos udara kering (kelembabannya rendah) sekaligus bersuhu panas/dingin. Cocoklah digunakan untuk melembabkan kulit saat berada di wilayah dingin seperti gunung (atau misim dingin bersalju), atau tempat panas & kering seperti padang-pasir, atau… simply kalau sehari-harinya kamu bekerja didalam ruangan tertutup & full-AC.

Karena pekat & kaya akan pelembab, Body butter juga sangat baik untuk dioleskan di kulit bagian tubuh yang “terlupakan”, kering & pecah-pecah, seperti kulit sikut, lutut, tumit, jemari kaki & mata kaki. Kalau tidur didalam kamar ber-AC, bagus juga untuk membubuhkan body butter saat sebelum tidur.

biaya perawatan di salon jauuuh lebih mahal dibandingkan beli sebotol body butter 😛 Dan benar-benar ampuh : cukup dengan rajin minum air putih & susu, makan sayur & buah, rajin luluran & pakai body butter ini, kulit bisa kenyal & segar.

Jadi, sekarang udah tahu kan harus pilih pelembab yang mana ?

(Sumber: aini.rumahatiku.com)

Maret 22, 2012 at 5:40 am 1 komentar

Pijat Saat Hamil, Aman Kok..

(Sumber: http://www.ayahbunda.co.id)
Amankah pijat ibu hamil bagi kesehatan ibu dan janinnya? Tentu saja. Sepanjang Anda patuh pada rambu-rambu pemijatan dan poin pentingnya adalah, sebelum dilakukan, sebaiknya Anda tanya dokter kandungan dulu,boleh tidak dilakukan pemijatan?

Di tempat pemijatan umum pun, terapis pijat biasanya akan bertanya lebih dahulu kepada Anda jika mempunyai masalah atau komplikasi selama kehamilan. Tapi ada beberapa kondisi kesehatan yang memang tidak dibolehkan untuk melakukan pemijatan yakni :

Keluarnya cairan dari vagina
Diabetes
Penyakit menular
Demam
Muntah-muntah
Pre-eklampsia
Tekanan darah tinggi
Morning sickness
Nyeri di daerah perut
Timbul ruam kulit

Idealnya, pemijatan dapat dilakukan mulai dari usia kehamilan bulan ke-3 sampai bulan ke-9. Mengapa sih harus di atas usia 3 bulan? Dibawah itu kehamilan sangat rentan terhadap risiko keguguran sehingga dianjurkan pemijatan dilakukan saat masuk usia kehamilan bulan ke-4. Tapi ingat sekali lagi pemijatan sangat tergantung pada kondisi kesehatan si ibu dan harus mendapat rekomendasi dokter.

Pemijatan juga tidak boleh dilakukan di sembarang area tubuh. Hanya bagian-bagian tertentu dan ada juga bagian yang tidak boleh dilakukan pemijatan sama sekali. Bagian tubuh yang boleh dipijat adalah

Kepala
Bahu
Punggung
Panggul
Bokong
Tangan dan Kaki

Yang tidak boleh dipijat: Daerah bagian perut karena berhubungan langsung dengan kandungan dan organ reproduksi. Jika bagian ini dipijiat, bisa-bisa bayi Anda lahir prematur.

Maret 20, 2012 at 6:16 am Tinggalkan komentar

Menikmati Spa Saat Hamil

(Sumber: http://www.ayahbunda.co.id)
Perawatan dengan air atau spa membuat orang bugar dan berseri-seri, apalagi konsep perawatannya meliputi perawatan tubuh, pikiran dan jiwa. Bagi ibu hamil, spa juga sangat mengasyikkan. Ayo segarkan tubuh, pikiran dan jiwa di spa khusus ibu hamil.

Spa khusus ibu hamil, memang kini sudah tersedia. Anda bakal dimanjakan oleh terapis yang berkeahlian khusus serta menggunakan bahan-bahan yang memang aman untuk ibu hamil. Jangan lupa, jika ibu segar dan prima, janin di dalam kandungan juga terkena imbas positif.

Walau positif bagi ibu hamil, namun Anda tidak dianjurkan melakjukan spa bila memiliki riwayat kehamilan bermasalah, misalnya keguguran berulang. Atau dilarang dokter karena alasan medis, seperti:

Mengalami mual dan muntah berlebihan
Bengkak berlebihan
Ruam di kulit
Nyeri perut
Flek (spotting) atau pendarahan
Keputihan
Demam
Tekanan darah tinggi

Di spa, ada beberapa spa yang bisa dinikmati ibu hamil, diantaranya

Pijat ibu hamil
Body scrub
Menikur pedikur

Selama menikmati spa, ibu hamil sebaiknya menghindari melakukan spa sebelum kehamilan 3 bulan. Janin masih dalam tahap organogenesis (pembentukan organ) yang sangat rawan dan sensitif. Saat menikmati spa, ada etiket yang bisa dijadikan pegangan, diantaranya:

Datang sesuai jam perjanjian.
Jika ingin tarik napas dulu sebeulm perawatan, datanglah lebih awal
Pastikan perut dalam keadaan terisi, minimal 30 menit sebelum perawatan. Bawa camilan sehat bila perlu
Bawa cadangan pakaian dalam, meski tersedia disposable panty
Matikan ponsel atau kondisikan silence, agar tidak mengganggu ketenangan siapapun

Maret 20, 2012 at 5:53 am Tinggalkan komentar

Body Scrub Aman untuk Ibu Hamil

(Sumber: http://www.ayahbunda.co.id)
Pengangkatan sel kulit mati di tubuh ibu hamil, dilakukan memakai butiran scrub. Selain membuat badan terasa segar, body scrub ini aman untuk ibu hamil

Manfaat

Membuat kulit gelap dan kusam akibat pengaruh hormone menjadi lebih cemerlang
Bila disertai pengolesan body scream, kulit jadi lebih cerah, lembab dan elastis, sehingga mencegah timbulnya stretchmarks
Merawat kulit muka agar tetap sehat, segar dan berseri
Menghindari atau mengurangi kemungkinan timbulnya masalah pada kulit muka

Kapan? Ibu hamil bisa melakukan body scrub 1 kali seminggu mulai usia kandungan 3 bulan

Yang perlu diperhatikan.

Pilih scrub yang butirannya tidak terlalu kasar, agar tidak terjadi iritasi kulit ibu hamil yang sensitif.
Gunakan scrub dari bahan alami supaya aman. Misalnya dari oatmeal.

Aromaterami. Sementara, aromaterapi untuk ibu hamil, dianjurkan hanya bila perlu saja. Itu pun secara hati-hati dan di bawah pengawasan ahli. Karena, meski dalam hitungan tetes, aromaterapi bisa berpengaruh sampai ke janin dan organ tubuh ibu seperti jantung, hati, dan saraf. Tipis sekali perbedaan antara jumlah tetes maksimum, jumlah yang diperbolehkand an ambang batas dimana aromaterapi justru berbahaya.

Beberapa minyak esensial yang boleh dipakai namun harus dalam pengawasan ahli adalah chammomile roman (trimester 2), cypress (di atas 5 bulan), fennel sweet, geranium, lavender dan lemon (trimester 3)

Maret 20, 2012 at 5:49 am Tinggalkan komentar


Kalender

Maret 2012
S S R K J S M
« Nov   Apr »
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  

Posts by Month

Posts by Category