Aromaterapi untuk Mengatasi Insomnia

Mei 29, 2012 at 5:37 am Tinggalkan komentar


Siapa sih yang belum mendengar istilah aromaterapi? Sebagian besar masyarakat pastinya pernah mendengar, bahkan tidak jarang yang menggunakannya.

Istilah aromaterapi diberikan pada terapi menggunakan aroma sebagai medianya. Aromaterapi termasuk dalam terapi herbal, dengan menggunakan bahan dari tanaman yaitu yang dikenal dengan minyak atsiri (essential oil) yang terkandung dalam bahan dari tanmanan tersebut. Terapinya dikenal sebagai terapi komplementer (terapi tambahan) yang dilakukan disamping terapi konvensional.

Aromaterapi memang sejak dulu menempati tempat khusus dalam kehidupan manusia, sejak masa epik India. Banyak orang mengira bahwa minyak atsiri hanya digunakan untuk menutupi bau badan, akan tetapi dengan berjalannya waktu pemanfaatannya pun meluas hingga terapi. Salah satu efek yang diberikan adalah efek sedatif, sehingga dapat digunakan untuk terapi susah tidur atau insomnia. Minyak yang digunakan dalam terapi komlementer ini meliputi minyak atsiri bunga lavender, chamomile, dan jeruk yang dapat menimbulkan aromasedatif, minyak ylang-ylang yang memberikan efek tenang serta calming, bisa juga menggunakan minyak melati yang memberikan efek relaksasi.

Anda dapat menemui berbagai bentuk sediaan dari minyak atau essential oil tersebut dan menggunkannya dengan mudah. Bentuk sediaannya antara lain berupa:

1. Spray Bottle.

2. Potpourri yang terdiri dari campuran bunga, daun, herba yang indah warna maupun bentuknya dalam suatu tempat kaca atau mangkuk yang tertutup rapat, yang kedalamnya ditetesi dengan minyak atsiri dan kemudain digojog dalam keadaan tertutup rapat dibiarkan beberapa hari, ketika dibuka bau harum akan memenuhi ruangan anda.

2. Incense, penggunaannya dengan dibakar. Ada 2 macam bentuk yaitu combustible (dalam bentuk bata, kerucut, atau tonkat yang penggunaannya dengan menyalakan api di bagian ujung dan diletakkan di censer) dan non combustible berbentuk seperti serbuk yang penggunaannya dengan ditaburkan di atas charchoal block dalam censer yang tealah terbakar.

3. Lilin beraroma

4. Minyak atsiri yang dicampurkan ketika mandi (bathing), penambahan minyak atsiri tidak boleh berlebihan, dikarenakan ada beberapa minyak atsiri yang dapat menyebabkan iritasi pada membrane mukosa, biasanya ditambahkan 5-7 minyak atsiri yang ditambahkan dalam 1 ons minyak pembawa baru ditambahkan ke dalam air mandi. Lebih praktisnya, anda dapat memilih garam mandi sesuai dengan aroma yang anda inginkan.

Semoga ulasan tentang aromaterapi di atas dapat bermanfaat bagi anda, selalu hidup sehat dan tetap semangat.
(Sumber: indospiritual.com)

Entry filed under: Relaksasi & Aromaterapi. Tags: .

Permata & Profesi Kembali Rileks dengan Pijat Aromaterapi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Kalender

Mei 2012
S S R K J S M
« Apr   Okt »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Most Recent Posts


%d blogger menyukai ini: